Selasa, 29 November 2016

Accounting from Zero - Mengapa Akuntansi

Pernahkah Anda mendengar istilah seperti debit, kredit, neraca, atau istilah sejenisnya. Semua itu merupakan istilah yang umum digunakan dalam dunia akuntansi. Akuntansi itu sendiri apa, sebenarnya banyak masyarakat yang sudah seenaknya memberi miskonsepsi terhadap ilmu ini. Mereka menganggap dunia akuntansi hanya berisi debit-kredit tanpa ada tantangan berarti (saya rasa anda pula tahu hal ini) dan menurut saya hal ini cukup menyedihkan. Jika Anda juga demikian, izinkan saya luruskan sejenak. Secara definisi, akuntansi merupakan suatu sistem perekayasaan data keuangan dalam rangka menghasilkan suatu laporan atau statemen keuangan yang dapat berguna bagi berbagai pihak yang berkepentingan (stakeholders). Jadi pada intinya, akuntansi merupakan suatu bidang ilmu yang bertujuan menghasilkan informasi keuangan bagi pihak yang membutuhkan, terlihat jelas sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan debit-kredit. Sebenarnya debit-kredit itu sendiri merupakan bagian dari sistem akuntansi yang fungsinya menjelaskan fungsi serta posisi akun dalam setiap pos laporan sehingga dapat berartikulasi sesuai kaidah. Penjelasan tersebut mungkin terdengar agak njelimet terutama bagi orang awam, karena menurut saya memang belum waktunya untuk dibahas, jadi untuk sementara abaikan saja. 

Bidang ilmu akuntansi sendiri semakin luas keberadaannya di tengah masyarakat, karena ilmu ini terbilang cukup aplikatif serta sangat dibutuhkan banyak orang. Ditambah pula prospek lapangan kerja yang cukup luas sehingga menjadi primadona tersendiri. Mengesampingkan hal tersebut, kali ini saya akan membahas bagaimana cara mempelajari akuntansi dimulai dari dasar (Pengantar Akuntansi). Bahasan ini akan saya bawa sesantai mungkin agar Anda dapat menerima dengan baik.

Pada dasarnya, akuntansi mempelajari sistematika/prosedur yang diperlukan guna menghasilkan laporan keuangan. Sebenaranya apa kegunaan dari laporan keuangan itu sendiri?  
Laporan keuangan sendiri memiliki berbagai manfaat, tergantung pada posisi apa pengguna membaca laporan tersebut. Namun pada umumnya sangat berguna sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan (decision making). Untuk dapat membaca laporan keuangan dengan baik maka diperlukan bekal ilmu terlebih dulu karena tak sembarang orang dapat memahaminya. Seseorang setidaknya perlu mengetahui makna dari jumlah nominal yang tertera pada setiap pos/kolom laporan. 

http://www.mediafire.com/file/mbbq8m4qzq7pxwk/Makalah+B.+Indo.docx


Tidak ada komentar:

Posting Komentar